— me, my self and i
begitu indah
bahkan terlalu manis
untuk dibayangkan
kamu menjadi bagian hidupku
ku tak berani bayangkan
menghabiskan sisa hidup bersama
tapi semoga kehendak Bapa yang terjadi
dan Tuhan panjangkan jodohku bersamanya
dan jauhkan pria lain jika menginginkannya
AMin
dan
#eeaa
tertanda Santo Klas
Pakdhe berkata, “yang semangat bikin TA nya ya anak-anak..”
~ by rundionrun (via synngreen)
Lemme whore out my advice blog.
http://weallhaveproblems.tumblr.com/
If you need advice, myself, Vanessa, or David can help you. 8)
Ya, Daud dan Goliat adalah kisah yang sering kita dengar. Saya tidak ingin bercerita bagaimana Daud mengalahkan musuhnya yang sebesar raksasa itu. Saya ingin bercerita sedikit mengenai kisah sebelum Daud bisa mengalahkan raksasanya yakni Goliat.
Kalau tidak salah Daud adalah anak bungsu dari saudara-saudaranya ia turut dipilih menjadi salah satu prajurit yang pada nantinya berhadapan dengan Goliat tadi dan menjadi Raja atas bangsanya.
Kenapa bisa begitu? saya beri gambar ini 
bagi saya, gambar dapat berbicara lebih banyak dari kata-kata.
Sebagai anak bungsu, Daud juga berwajah tampan. Namun, ia ditertawakan ketika terpilih juga sebagai prajurit. Daud itu kan cuma anak kecil (perawakan badannya juga kecil) dan juga cuma seorang gembala domba. Ia dianggap remeh saudara-saudaranya.
Okay, tapi ada yang ingat tidak bagaimana ia (Daud) menggembalakan domba-dombanya? Ia mengandalkan Tuhan bahkan seekor singa pun ia tidak takut. Itulah makna foto di atas.
Menurut hemat saya, semua manusia memiliki masalah yang terlihat seperti raksasa atau Goliath. Namun kita tidak bisa mengandalkan manusia lain termasuk diri orang lain saja, kita harus mengandalkan Tuhan juga. Berdoa. Itu sumber kekuatan utama kita sebagai manusia.
Hanya dengan beribadah kita dapat tenang menghadapi semua masalah yang melintang dalam kehidupan.
Sama seperti Daud membunuh Goliath dengan semacam ketapel lalu memenggal musuhnya itu dengan pedang. Daud tidak terbiasa dengan pedang. Maka ia menembakkan batunya tepat ke sasaran yakni di antara mata persis di atas hidung. Karena, pada zaman modern sekarang pemburu menembak juga di area yang sama untuk membunuh seekor singa.
Tapi senjata Daud bukan pedang, bukan pula senapan api tapi cuma semacam ketapel untuk melontarkan batu. Ia punya kekuatan karena ia andalkan Tuhan dan suka bernyanyi memuji Tuhan. Itu sumber ketenangan Daud.
notes: Saya menulis ini karena teman saya Elias S, bahwa dirinya tidak bisa mengalahkan raksasanya dan saya sebagai teman juga berkata tidak apa apa, Co.
Lalu, jika dia baca tulisan ini maka saya tambahkan lagi dalam taktik berperang tidak semua musuh harus dikalahkan. Ada yang memang harus dihindari untuk meperoleh kemenangan
dan tulisan ini juga untuk memberi semangat kepada diri saya sendiri untuk bisa belajar taat, displin dan mengalahkan singa saya terlebihdahulu yakni menundukkan pikiran saya supaya saya bisa taklukkan Goliath jenis apapun yang akan saya temui dalam menjalankan impian saya.
Salam bagi anda yang membaca tulisan ini
88!
amarah sesaat tapi akibatnya adalah:
*pintu kamar mandi jebol
*pot halaman depan rumah berantakan
*satu gelas saya pecahkan.
ya,ya,saya salah saya seharusnya tidak melakukan itu
tapi kah orang lain pernah kah mengakui kesalahan
hmm
ada yang yg iya
ada yg tidak
saya marah sampai menuliskan hal yang tidak sopan ke orang yg lebih tua daripada saya
puas kah saya?TIDAK sama sekali kawan…
bagai onta masuk lubang jarum, tidaklah mustahil
tapi saya mau belajar menjadi orang yang lebih benar meski sesekali masih nakal…
tapi jangan pernah banyak tanya, saua akan marah dan saya berusaha mengatasi amarah sesaatnyaa
saya tidak menyesal atas yang sudah terjadi tapi saya meminta maaf jika ada yang tidak enak melihat amarah saya..
sekali lagi maaf
waktu saya tulis ini entah kenapa emosi saya naik. darah di ubun-ubun kepala. 2 suporter indonesia meninggal begitu saja dalam antrian sepakbola.
ya, antrian untuk mendukung timnas u-23 (indonesia) melawan musuh bebuyutannya malaysia, pada tanggal 21 November 2011 demi satu medali emas saja. Emas emas apaan sih? kenapa mesti ada yang mati? Emas SEA games 2011
Nasionalis euforia banget sih kita? Tai banget sih kita? Bangsat semua tau! Kenapa nasionalis cuma muncul di saat nonton bola? cuma karena harga diri bangsa sampai rela teman kita mati? ada yang peduli? GW TANYA ADA YG PEDULI?
saya atas nama saya pribadi saya minta maaf jika tulisan saya penuh caci maki dan nyinyir tapi saya bertanya akan nasionalisme kita yang kenapa hanya muncul saat nonton bola doang? kenapa kita nyinyir ke bola?
nyinyir menurut hemat saya ataupun kritis tidak akan ada gunanya jika tanpa solusi.
saya bukan siapa siapa namun saya mengajak berpikir apa yang sudah kita tuntut? tuntut ilmu? tuntut bola? kebanyakan nuntut hidup itu melelahkan tau……….
lebih baik tulisan ini saya berikan karena saya cinta nusantara ini dalam hati saya sungguh,
ADA BANYAK PERTANYAAN KITA BANGSA INDONESIA MESTI JAWAB? KITA BUTUH SOLUSI ATAS NEGRI KEPULAUAN INI
KITA HARUS BERDIRI DI ATAS KAKI SENDIRI JANGAN TERBANG MELULU SEPERTI GARUDA, ATAU KITA AKAn menJADI SATE GARUDA.
Saya MENANG is is is is is
hiks hiks hiks
OI.
@arikecil
People Winner (2010 National Geographic Photography Contest).
Photo and caption by Chan-Kwok Hung.
An Indonesian famer and his buffalo charge through the mud in “Buffalo Race,” and image that contest judge Joel Sartore called “an epic scene.”
Farmers literally put a lot of stock into winning these annual races, which they believe will bring them luck during the upcoming growing season, according to photographer Chan Kwok Hung of Hong Kong.
National Geographic magazine senior photo editor and judge Sadie Quarrier praised the image as “nicely composed, very real moment.”
“I’m immediately drawn to the expression on the guy’s face, with his open mouth and tightly squeezed eyes as if he’s barely holding on.”
Freelance photographer and judge Stephen Alvarez called the photo “high action perfectly captured. Sometimes photography is all about the moment.”
Added Sartore, a freelance photographer, “peak action, interesting subject matter, and a soft background all combined to make this image a winner.”
“Life is a meal, and old age is the dessert” by my friend
for me “Life is a meal, and death is the dessert”
i’m not angel of death.
“Old age is the dessert” frase meaning was workhard when young, and having fun when you older.
for me death is my dessert, when i die , i give something legacy for people around me.
because succesness is a process, never stop.
period
tak semua hujan berakhir pelangi.
namun, dalam badai hidup
kulihat pelangi hati
bujur cahaya
yang kulukis sendiri
dalam hidupku
— @artspidey